Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Desember 2012

Melawan Korupsi Lewat Lagu


Banyak strategi untuk menghadapi perang melawan korupsi. A.T. Rafique Rahman (1986) membagi stategi memberantas korupsi menjadi dua cara yaitu membenahi aspek lingkungan (environmental) dan kelembagaan (institutional). Mengobati korupsi dari sisi lingkungan dilakukan melalui perbaikan moral individual dan dari sisi kelembagaan dengan pembenahan dari sisi sistem governance khususnya pelembagaan politik, administrasi negara dan hukum.

Indonesia yang level korupsinya sudah tingkatan sistemik atau grand corruption ibaratnya sudah kanker stadium 4 sehingga harus diobati dengan strategi dua-duanya. Salah satu cara memberantas korupsi dari sisi lingkungan adalah dengan menumbuhkan sikap anti korupsi yang bisa dilakukan lewat lagu, contohnya seperti yang dilakukan oleh Rendy Ahmad.

Lagu Rendy Ahmad (pemeran Arai dalam film Sang Pemimpi) yang berjudul “Vonis” berhasil menjadi Juara Dua dalam Anti Corruption Music Competition di Brazil. Rendy Ahmad bersama-sama dengan anak-anak muda yang tergabung dalam SIMPONI (Sindikat Musik Penghuni Bumi) bergiat dalam kegiatan anti korupsi melalui musik. Menanamkan sikap dan kesadaran anti korupsi di kalangan anak muda memang paling efektif lewat media yang akrab dan disukai oleh mereka ketimbang lewat penyuluhan atau kotbah-kotbah soal moral yang kebanyakan terlalu rigid dan normatif. 

Ingin tahu bagaimana cara anak muda mengekspresikan sikap mereka terhadap korupsi ? Silahkan lihat video lagu VONIS” ini.

Di belahan bumi lain, anak muda Mesir dengan cara yang sama mengekspresikan  kondisi negaranya. Meski tidak tahu bahasanya, tapi lagu yang memenangi Juara Satu dalam Anti-Corruption Music Competition di Brazil ini enak untuk didengarkan dan videoklipnya juga bagus. Lagu berjudul El Soor (Tembok) ini berkisah tentang sebuah tembok yang dibangun untuk menutup akses ke Tahrir Square, namun orang Mesir mengalihfungsikan tembok “politik” ini sebagai papan kanvas untuk media kritik lewat corat coret gambar atau grafitti. Tembok simbol kekuasaan politik yang korup dijadikan  sekedar obyek olok-olok. Di lirik lagu El Soor disebut tentang laki-laki miskin yang menjadikan tembok itu untuk kencing. Tembok pelindung kekuasaan negara yang dikencingi oleh rakyatnya (arabicmusictranslation.com/)


Kamis, 17 Mei 2012

Lady Gaga dan Isu Moralitas


Negeri saya ini bener-bener lucu dan unik. Jika ditanyakan bagaimana rasanya jadi orang Indonesia, jawabannya seperti permen nano-nano  : manis, asem, kecut, semua ada. Kadang ada saatnya merasa bangga dan cinta, tapi akhir-akhir ini kok sepertinya lebih banyak bikin kecut dan cemberut.

Negara ini sepertinya semakin dilekatkan dengan kekerasan, kemunafikan, korupsi, dan pemerintahan yang kacau balau. Konflik antar kelompok masyarakat semakin sering terjadi. Tentang korupsi, Kompas hari Rabu 16 Mei 2012 menulis judul gede “Mental Korupsi Sudah Merata”, disitu diberitakan temuan BPK tentang korupsi birokrasi melalui perjalanan dinas yang mencapai 30-40 persen dari biaya perjalanan dinas Rp 18 trilyun selama setahun (wow...seram!!). Di tengah belitan kasus korupsi, kekerasan dan pengelolaan negara yang amburadul terselip hal-hal ringan dan sepele tapi ditanggapi secara serius dan berkembang menjadi perdebatan panas seputar isu moralitas.  Ada yang ngurus rok mini , video porno artis dan anggota dewan, dan yang lagi hangat saat ini soal Lady Gaga gagal konser.

Berhubung saat ini libur panjang dan saya mau santai menikmati liburan, saya nggak mau capek-capek berpikir serius seputar korupsi, kekerasan atau soal politik lainnya. Problem ini sudah banyak yang ngomong. Saya hanya ingin tahu siapa itu Lady Gaga?  Apa sih hebatnya si Lady Gaga ini kok bisa-bisanya mencuri perhatian sebagian orang-orang penting untuk sekedar  memberi komentar atau berkotbah soal moralitas? Bagaimana performance dan lirik lagunya sehingga dia  dituduh sebagai pembawa ajaran setan dan ditolak oleh banyak ormas keagamaan di Indonesia?

Dari jalan-jalan di internet saya menemukan berita tentang kiprah bermusik Lady Gaga. Menurut Dailymail.co.uk Lady yang satu ini dalam performance-nya memang sengaja menggunakan shock tactics dan melecehkan simbol-simbol agama Kristen demi untuk mendongkrak popularitasnya. Meski dibesarkan dalam keluarga dengan iman Katolik Roma dan saat kecil bersekolah di biara, tapi saat ini –seperti dikatakan Bill Donahue, Pemimpin umat Katolik di New York – dia sepertinya sengaja mengusik umat Katolik dan Kristen pada umumnya, seperti dalam pentas memakai gaun biarawati atau menelan rosario. Yang paling mengundang kemarahan adalah lagunya yang berjudul Judas. Judul ini diambil dari nama Judas Iskariot – murid Yesus yang berkhianat dengan menyerahkan Yesus ke musuhnya. Dalam lirik lagu Judas, ada beberapa lirik yang  bagi umat Kristen akan dikenali sebagai bagian dari kisah dalam Alkitab yang menggambarkan penghormatan Maria Magdalena kepada Yesus. Namun dalam lagu Judas, kisah di Alkitab diplesetkan oleh Lady Gaga menjadi kesetiaan  bukan pada Yesus tapi pada Yudas. Contohnya bisa disimak bait-bait ini :

When he comes to me, I am ready
I'll wash his feet with my hair if he needs
Forgive him when his tongue lies through his brain
Even after three times, he betrays me
..........
I wanna love you,
But something's pulling me away from you
Jesus is my virtue,
And Judas is the demon I cling to
I cling to

Sebenarnya, lirik lagu sebagai karya seni tak beda jauh dengan deretan kata dalam kalimat karya sastra – bersifat sangat multi interpretasi. Akibatnya, belum tentu makna dari si pembuat lirik akan dipahami secara sama oleh pendengar atau pembacanya. Dalam kasus Lady Gaga, lirik lagu yang identik dengan ayat di Alkitab ditambah lagi dengan visualisasi panggung atau  videoklip yang terkesan melecehkan simbol-simbol agama Kristen menjadikan kesan langsung yang tertangkap mata adalah pelecehan agama.

Namun dari kacamata rasa seni yang saya  miliki, terlepas dari keimanan saya, saya bisa saja menafsirkan lagu Judas ini sebagai ungkapan ketidakberdayaan perempuan yang terjerat dalam cinta buta pada laki-laki yang salah. Jika lihat videoklip Judas di youtube, disitu ada gerombolan laki-laki naik Harley Davidson pakai jaket kulit hitam yang di punggungnya tertulis Judas dan si Gaga membonceng dengan pakai kalung salib gede. Ini saya maknai sebagai Si Gaga jatuh cinta pada laki-laki bertipe Judas - dengan tampilan sangar pakai jaket kulit hitam bergambar tengkorak bertuliskan Judas. Si perempuan tahu bahwa laki-laki itu tipe yang tidak setia, tipe pengkhianat dan dia seharusnya memilih setia pada imannya – pada Yesus, tapi cinta yang buta membuatnya nggak bisa lepas dari si Judas. Ini jelas diungkap di kutipan bait yang kedua di atas yang terjemahan bebasnya kurang lebih begini :

Aku ingin mencintaimu,
Tapi ada sesuatu yang menarikku menjauh darimu
Yesus adalah kebajikanku,
Tapi  Yudas adalah setan saya pegang teguh...saya pegang teguh

Bisa juga saya menarik lirik ini untuk makna yang lebih luas dan mendalam, misalnya ini menggambarkan kondisi umat Kristen saat ini yang seharusnya setia berpegang pada ajaran mulia Yesus, tapi justru mengkhianati  perintah Yesus dengan menggadaikan iman demi materi, korupsi atau kekuasaan. Nggak salah kan , kalau saya menafsirkan lirik Judas seperti ini? Jika kita terbiasa membaca karya sastra, kita tidak akan mengartikan kalimat atau bahasa secara harfiah atau  tersurat tapi lebih secara tersirat- atau menggali makna dibalik kata.

Bicara soal tafsir lirik lagu akan menjadi semakin menarik kalau dikaitkan dengan pornografi. Dalam UU No 44 Th. 2008 tentang Pornografi disebutkan tulisan atau syair dikatakan porno kalau mengeksploitasi daya tarik atau bagian tubuh tertentu yang sensual dari orang dewasa (pasal 4). Pasal ini hanya bisa menjerat tulisan yang bermakna harfiah, tapi tidak bisa menjerat tulisan, syair atau lirik yang tersirat. Lagu Cucak Rowo-nya Didik Kempot, misalnya, tidak ada liriknya yang berbau eksploitasi seksual, wong hanya bicara soal gadis yang takut dengan burung , yang dideskripsikan seperti ini :

Manuke manuke cucak rowo,
Cucak rowo dowo buntute
Buntute sing akeh wulune,
Yen digoyang ser-ser aduh enake
(Burungnya, burung cucak rowo...Cucak rowo panjang ekornya...Ekornya banyak bulunya...Kalau digoyang ser ser aduh enaknya)

Hal yang sama juga berlaku untuk lagu Julia Perez (Jupe) Belah Duren yang bicara tentang enaknya makan duren malam-malam dengan kekasih :


Makan duren dimalam hari
Paling enak dengan kekasih
Dibelah bang dibelah
Enak bang silahkan dibelah

Jangan lupa mengunci pintu
Nanti ada orang yang tau
Pelan-pelan dibelah
Enak bang silahkan dibelah

Tidak ada bau pornografi dalam kata per kata di lirik lagu Cucak Rowo dan Belah Duren. Kalau itu berbau atau berkonotasi mesum , itu karena daya interpretasi otak manusia atau cara memaknai pesan dibalik kata-kata.  Lha kalau bicara soal otak atau pikiran manusia, pasal hukum mana yang bisa untuk menjerat liarnya daya imajinasi manusia?  Menurut saya, mimik wajah Jupe saat menyanyikan Belah Duren jauh lebih mesum ketimbang Lady Gaga.  Belum lagi kalau dinilai dari kualitas liriknya.  Lirik lagu Cucak Rowo dan Belah Duren  sungguh dangkal dan tak jelas pesan apa yang mau disampaikan, selain hanya menyeret otak kita untuk berimajinasi jorok, punya Lady Gaga – secara sastra - jauh lebih berkelas. Entah mengapa, kalau mendengar lirik lagu Cucak Rowo dinyanyikan oleh anak-anak , saya jadi sebel dan geregetan. Meskipun lagu itu ceria seperti lagu anak-anak dan tidak ada kata-kata vulgar berbau seksual disitu, tapi kok rasanya jengah atau enggak nyaman banget dengar lagu itu keluar dari mulut anak-anak .

Saya  hanyalah seorang ibu yang berusia menjelang setengah abad, saya merasa tidak pantas menjadi fans Lady Gaga. Penampilan Lady Gaga yang vulgar , cara berbusana yang aneh,  serta videoklip yang terlalu mengumbar tubuh perempuan tidak connect dengan selera musik saya yang jadul. Meskipun demikian, saya mencoba memahami gerak jaman dengan segala dinamikanya. Mengapa anak muda lebih suka mengambil idola atau role model dari ikon dunia hiburan semacam Lady Gaga? Nampaknya anak muda jaman sekarang semakin realistis dan terbuka dalam menanggapi perbedaan. Standard moralitas tidak lagi diukur dari bagaimana seseorang memperlakukan tubuhnya atau identitas seksualnya, tapi lebih ke hal yang substansial seperti kejujuran, integritas, kesetiakawanan, dan kasih sayang. Prinsip mereka adalah  jadilah diri sendiri, siapa pun kamu, apa pun identitasmu. It’s okey,  sepanjang kamu tidak merugikan orang lain, tidak menyakiti orang lain. Gejolak jiwa muda adalah  pencarian jati diri dan pemberontakan pada tatanan yang dianggap mapan dan penuh kepalsuan.

Menurut saya,  Lady Gaga adalah gambaran ikon musik pop yang merepresentasikan anak muda abad internet : straight to the point, lugas, semua hal bebas diekspresikan dan diungkapkan, bahkan semua rambu tabu ditabrak tanpa rasa takut. Dari sisi penampilan, Lady Gaga terkesan pokoknya tampil eksentrik dan aneh. Pokoknya tidak umum , lihat saja sepatu-sepatunya atau kostum dan aksesoris panggungnya.  Lagu-lagu Lady Gaga mengungkapkan hal apa saja yang bisa mengguncang nilai-nilai sosial yang mapan. Misalnya,  Born This Way menyuarakan keberanian untuk mengungkapkan jati diri  dan menerima serta menghargai identitas kultural apa pun, termasuk identitas seksual yang berbeda atau dianggap menyimpang dari nilai moralitas dan agama. Lady Gaga kebetulan datang ke Indonesia di saat yang bersamaan dengan Irshad Manji – perempuan warga Kanada (mengaku sebagai lesbian) yang juga dituduh mengusik nilai-nilai keagamaan melalui tulisan di buku-buku karyanya.

Terkait dengan isu moralitas dan identitas seksual,  abad ini adalah abad galau dan gamang karena sepertinya moralitas tidak lagi bisa hitam putih, ada banyak wilayah abu-abu. Ajaran agama apa pun dan masyarakat mana pun tidak bisa menerima pelecehan terhadap ajaran atau kesakralan simbol agama, ekspresi tubuh yang bebas, terlebih lagi  perilaku seksual “menyimpang” . Isu-isu tabu ini yang nampaknya coba disuarakan oleh Lady Gaga dan Irshad Manji. Jadi bisa dimaklumi kalau kedatangan kedua perempuan ini menyinggung sensitivitas religius kelompok ormas keagamaan yang harus menjalankan peran penjaga moralitas masyarakat.  Di satu sisi, sebagai orang yang mengaku beragama saya bisa memahami kekhawatiran ormas keagamaan menghadapi gempuran ikon-ikon budaya pop global yang banyak mengabaikan nilai moralitas demi mengeruk keuntungan ekonomis sebanyak-banyaknya.   Namun di sisi lain, dalam hidup bermasyarakat dan bernegara yang menjunjung tinggi hak dan martabat manusia, kita tidak dibenarkan untuk menggunakan kekerasan atau paksaan untuk menolak segala sesuatu yang dianggap bertentangan dengan nilai agama dan budaya. Pendekatan agama adalah pendekatan persuasif, pendekatan yang bermartabat dan beradab.

Dalam perspektif administrasi negara, persoalan moralitas agama menjadi wilayah otoritas kelembagaan agama yang merupakan institusi sipil. Tidak dibenarkan kalau ormas keagamaan sebagai institusi sipil mendesakkan prinsip dan nilai yang diyakininya  secara paksa dengan melakukan kekerasan ke kelompok sipil lainnya. Jika setiap kelompok masyarakat berdasarkan pemahaman akan prinsip dan nilai yang dianggapnya benar berpandangan dibenarkan bagi mereka untuk melakukan paksaan atau kekerasan pada pihak lain yang dianggapnya bertentangan atau melanggar nilai yang diyakininya, tak terbayangkan betapa kacaunya kehidupan sosial. Untuk itulah dibutuhkan kehadiran  administrasi negara sebagai mediator konflik  yang adil dan berdiri di atas semua golongan. Lembaga Negara  yang beradab mampu menjadi representasi kepentingan publik dan menjamin agar tiap-tiap individu dan kelompok dapat hidup berdampingan secara damai.  Apabila yang terjadi adalah institusi negara justru tunduk ,  memihak atau berkolaborasi  dengan yang kuat untuk  menindas yang lemah, maka inilah tanda dari kegagalan administrasi negara.


Gambar : 
musica.tuttogratis.it dan 123rf.com

Senin, 17 Oktober 2011

Arti Sahabat

"Friendship opens many doors, each with a different view. But none could be more beautiful, than the one that leads to you." ~Anonymous

"Constant use will not wear ragged the fabric of friendship." ~Dorothy Parker


Manusia adalah makhluk yang diciptakan tidak untuk hidup sendiri , manusia adalah makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial , manusia akan selalu butuh bergaul   dengan  manusia lainnya.  Orang butuh menjadi bagian dari kelompok atau jaringan pertemanan dimana dia bisa diakui peran dan kapabilitasnya. Jaringan pertemanan menjadi media bagi manusia untuk berkomunikasi, berbagi rasa dan pengalaman hidup. Mempunyai kelompok pertemanan membuat orang merasa diterima dan memiliki komunitas yang dapat diakui sebagai identitas dirinya  sehingga orang tidak merasa diasingkan atau teralinasi.

Hubungan pertemanan  yang bersifat lebih akrab atau intim disebut persahabatan. Persahabatan adalah hubungan antar manusia yang didasarkan pada saling perhatian terhadap kesejahteraan satu sama lainkarena itu persahabatan  bersifat lebih terbatas dan ditandai oleh adanya rasa simpati dan empati yang tinggi. Ada banyak motivasi yang mendorong orang menjalin persahabatan. Aristoteles membedakan tiga motivasi yang melandasi hubungan persahabatan yakni atas dasar kesenangan, utilitas atau kemanfaatan, dan kebaikan atau kebajikan (virtue dan goodness). Orang pada umumnya menjalin persahabatan karena keinginan untuk mendapatkan kebahagiaan atau kegembiraan, bisa karena keinginan memperoleh manfaat atau keuntungan atau karena sang sahabat memiliki karakter yang baik,  bijak atau saleh sehingga persahabatan dipandang dapat mendatangkan pengaruh yang baik bagi hidup seseorang (Stanford Encyclopedia of Philosophy). Karena itulah , lingkungan pertemanan menjadi  bagian yang membentuk karakter manusia. Apa dan siapa seseorang ditentukan oleh jalinan pertemanan yang dibangunnya.  

Apa pun motivasinya yang jelas yang namanya persahabatan ditandai oleh  adanya perhatian atau concern pada   si sahabat dan bukan pada diri sendiri. Pertanyaannya: di jaman  sekarang ini apakah ada  seseorang yang memberi perhatian tulus pada kepentingan si sahabat ? Tidakkah perhatian itu diberikan dengan motif   untuk mendapatkan kesenangan atau keuntungan dari persahabatan itu? Apakah ada seseorang yang menjalin persahabatan demi untuk mencurahkan rasa kasih itu sendiri? Kalau benar ada seorang yang demikian maka orang itu berarti luar biasa kaya,  bukan secara materi tapi berlimpah ruah timbunan kasih sayangnya sehingga dengan gratis dia bagi-bagi kekayaannya itu pada orang yang membutuhkan tanpa ada keinginan untuk mendapatkan imbalan. Tapi apa ada manusia semacam ini? Kalau pun ada tentunya sangat langka, maka berbahagialah kalau kita bisa mendapatkan sahabat semacam ini yang mau mencurahkan perhatian dengan tulus tanpa pamrih. 

Seorang sahabat yang benar-benar  sejiwa atau soulmate tahu benar karakter kita dan mau menerima apa adanya segala kelebihan dan terutama kekurangan kita. Relasi persahabatan ditandai oleh keterbukaan, dengannya kita tidak sungkan membicarakan rahasia yang memalukan ataupun segala kelemahan kita. Dengan sahabat, orang percaya sepenuhnya bahwa dia tidak akan dikhianati. Seorang sahabat tidak akan menusuk dari belakang, tidak akan memandang sahabatnya sebagai pesaing melainkan mitra atau partner yang berjalan beriringan sejajar.....kata bijak Albert Camus dengan pas menyebut hubungan persahabatan : Don't walk behind me I may not lead. Don't walk in front of me, I may not follow. Just walk beside me and be my friends.

Dengan sahabat,  orang bisa berbagi tawa dan canda. Kehidupan nampak menjemukan dan suram bila dijalani dengan serius. Ada saatnya orang ingin bertindak spontan, tertawa lepas dan bebas. Sahabat adalah teman yang bersedia bersama-sama melakukan hal-hal yang sedikit “gila”. Riset medis menyatakan otak manusia memang diprogram untuk menerima rangsangan atau kejutan-kejutan yang menggembirakan (sumber DISINI). Persahabatan adalah tempat persemaian segala bentuk aktivitas yang menyenangkan. Memiliki sahabat, orang mempunyai teman yang bersedia diajak main game, mendengarkan musik , lihat film atau konser , bergosip atau sekedar jalan-jalan bersama. Karena itulah,  benar kalau ada riset yang menemukan bahwa mereka yang memiliki sahabat cenderung lebih bahagia, lebih sehat dan hidup lebih lama dibanding orang yang tertutup dan penyendiri. Peribahasa Swedia menyatakan  , "Friendship doubles our joy and divides our griefs." 

Menemukan sahabat sejati merupakan kebahagiaan yang tak ternilai. Orang yang punya teman sejiwa dia tak lagi merasa sendirian, seberat apapun kesulitan dan penderitaan yang dihadapi dia akan merasa punya tempat untuk lari untuk menumpahkan segala gundah gulana. Sahabat ibarat katup pembuka yang meluapkan segala bentuk tekanan jiwa. Seorang yang mempunyai sahabat tidak akan mudah terkena stress dan depressi. 

Sahabat sejati akan selalu siap di samping kita setiap saat,  menopang saat kita terjatuh, ikut berbahagia saat sukses dan memberi penghiburan saat gagal dan terpuruk. Sahabat sebagai pendamping yang setia dilukiskan dalam  lirik lagu STAND BY ME dan INI VIDEO -nya dan ini KARTUN -nya.

Sahabat sebagai teman dalam suka dan duka juga ditulis dalam lirik lagu THAT'S  WHAT FRIENDS ARE FOR yang dibawakan Dionne Warwick atau ini versi KARTUN yang lucu. Sahabat akan menjadi orang pertama yang datang saat kita membutuhkan dukungan , itu kata lirik lagu YOU'VE GOT A FRIEND atau YOU NEEDED ME  atau lagunya Jason Mraz SONG FOR A FRIEND.

Sahabat ibarat jembatan kokoh yang membantu kita bisa menyeberangi arus persoalan gelombang kehidupan yang kejam, sebagaimana diungkapkan dalam lirik lagu BRIDGE OVER TROUBLE WATER.

Sahabat tidak ingin mendapatkan imbalan apa pun selain ingin dikenang di hati sahabatnya -"To live in the hearts of those we love is never to die." Saat-saat kebersamaan adalah momen yang berharga yang tak tergantikan. Segala kebaikan dan ketulusan akan selalu dikenang dan akan tinggal selamanya di hati  seperti bunyi lirik lagu REMEMBER ME THIS WAY.

Persahabatan dengan segala perbedaan dan dinamikanya ditulis Nidji dalam ARTI SAHABAT. Kehadiran sahabat memang dapat membuat hidup menjadi penuh warna. Persahabatan bagai KEPOMPONG yang bisa merubah ulat menjadi kupu-kupu yang indah. 

Kesimpulannya, memiliki sahabat yang penuh kasih sangat bermanfaat bagi kesehatan jiwa maupun fisik. Jadi, gaya hidup yang sehat itu tidak hanya mencakup pola makan yang baik, tidak merokok dan minum alcohol atau olah raga teratur, namun juga dengan cara memiliki jaringan persahabatan yang tulus dan saling mendukung (entertainmates.com). Sahabat adalah obat jiwa, karena kegembiraan dan perasaan dicintai akan dapat mengusir emosi dan stress yang lebih jauh dapat mendukung   tubuh mampu membangun kekebalan hingga segala penyakit enggan mendekat.

Karena itu bersyukurlah kalau Tuhan mengirimkan malaikat tak bersayap yang disebut sahabat untuk menemani perjalanan hidup kita.....When you ask God for a gift, be thankful if He sends, not diamonds, pearls or riches, but the love of a real true friend  (unknown) 

Gambar : a cricket serenade - shopholesinyour.socks.com

Minggu, 18 September 2011

Superwoman : Tentang Perempuan dan Kerja

Superwoman merupakan salah satu lagu dari album penyanyi R&B Amerika Alicia Keys  yang berjudul As I Am yang dirilis tahun 2008. Lagu ini bicara tentang the power of women…khususnya kekuatan seorang ibu rumah tangga. Videoklip ini dengan gamblang (tegas dan nyata) melukiskan peran ganda perempuan – sebagai ibu yang bertanggungjawab pada urusan rumah tangga, urusan pendidikan, perawatan dan tumbuh kembang anak-anaknya dan sekaligus di dunia kerja sebagai perempuan yang mempunyai kekuatan, kekuasaan, potensi dan kapabilitas yang tidak kalah dengan kaum pria.
Meskipun di dunia kerja perempuan terkadang masih diragukan kemampuannya karena keterbatasan-keterbatasannya, namun toh dengan segala hambatan itu perempuan masih bisa menunjukkan prestasi kerja yang mengagumkan. Lirik lagu ini mengajak kaum perempuan di berbagai belahan dunia dan  dengan latar belakang profesi dan status sosial ekonomi berbeda-beda untuk tetap tegar dan menunjukkan kekuatannya. Segala tekanan, hambatan dan keterbatasan, tidak merintangi perempuan untuk memberikan karya terbaik.
Superwoman cocok untuk menyebut para perempuan perkasa yang berprestasi gemilang di bidang-bidang kerja yang maskulin - di dunia politik ada Hillary Clinton, Sri Mulyani atau Angela Merkel , di bidang-bidang kerja yang menuntut kekuatan fisik ada banyak atlit perempuan yang berprestasi gemilang atau di dunia militer ada banyak jendral dan prajurit perempuan. Saat ini bidang kerja apa yang tidak bisa dimasuki perempuan. Memang peluang dan kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan potensinya semakin terbuka, namun untuk bisa memanfaatkan peluang itu guna meraih apa yang sesungguhnya  diinginkan perempuan tidaklah mudah. Ada hambatan-hambatan yang tidak nyata terlihat tapi bisa sebagai sandungan bagi perempuan untuk mewujudkan impiannya. Nilai dan norma yang bersumber dari aturan formal kelembagaan maupun aturan nonformal seperti nilai sosial budaya dan agama dalam suatu masyarakat akan menentukan apakah seorang perempuan bisa meraih posisi strategis di puncak struktur  kepemimpinan sector formal. Persaingan untuk menuju puncak karier di sector formal di  kalangan laki-laki saja sudah sedemikian keras dan kejam, tentunya masuknya perempuan sama saja  memberi kesempatan pada masuknya kompetitor baru yang membuat persaingan menjadi semakin ketat. Nilai-nilai sosial budaya yang bersumber pada norma patriarkis menjadi senjata ampuh untuk menjegal perempuan-perempuan super untuk berkiprah di sector formal .
Namun, tidak bisa berkiprah di sector formal tidak mengurangi potensi perempuan sebagai seorang superwoman. Di sector informal dimana akses untuk masuk ke dalamnya relatif terbuka,  perempuan bisa leluasa mengembangkan kapasitasnya. Usaha-usaha ekonomi kecil banyak yang dikuasai para perempuan. Sekarang ini dengan mudah kita menemukan para perempuan perkasa di antara buruh bangunan , perempuan yang berjalan kaki berkilo-kilo meter untuk mencari air, memecah batu atau gamping, atau para buruh gendong di pasar-pasar tradisional.
Superwoman ternyata tidak hanya ditemukan di antara perempuan yang berotak cerdas dan mampu menembus posisi puncak di organisasi formal. Superwoman pantas disematkan di dada para perempuan yang berjuang keras untuk bertahan hidup : memenuhi kebutuhan hidup keluarganya dan bekerja keras demi merawat anak dan keluarga.
Menjadi ibu rumah tangga, menjalankan peran domestik dan sekaligus berperan penting di dunia kerja : formal maupun informal. Karena itulah perempuan memang pantas disebut sebagai Superwoman. dan lagu Alicia Keys ini seakan mengajak :
Hai perempuan seluruh dunia tunjukkan kalau kamu kuat.
Cause I am a Superwoman....Yes I am, Yes she is
Gambar : windawulandari.wordpress.com

Dan ini LIRIK SELENGKAPNYA

Ini versi Nowela kontestan Indonesian Idol 2014 yang luar biasa , nggak percaya ? Buktikan ini : 


Sabtu, 20 Agustus 2011

Hallelujah : Tentang Kesetiaan


Kali ini saya mau merenung tentang makna kesetiaan , khususnya menyangkut keteguhan untuk memelihara keutuhan rumah tangga. Isu ini menarik untuk diangkat mengingat kecenderungan tingginya angka perceraian di Indonesia sebagaimana nampak dari  DATA INI dan  INI.

Ada banyak faktor yang penjadi penyebab hancurnya mahligai rumah tangga, salah satunya adalah hadirnya orang ketiga.  Lirik lagu Hallelujah  (ciptaan penyanyi Kanada Leonard Cohen  dirilis tahun 1984) dengan pas menggambarkan godaan atau cobaan terbesar yang dihadapi dalam  menjaga keutuhan keluarga tersebut.   Melihat sepintas dari judulnya orang akan mengira ini lagu rohani Kristen. Meskipun mengambil judul istilah religius , lagu ini tidak menyanyikan tentang puja puji bagi Tuhan melainkan bicara seputar hubungan percintaan antara laki dan perempuan, pengkhianatan, perselingkuhan dan perzinahan. Jadi meskipun warna musiknya merupakan gabungan waltz dan gospel (lagu gereja) lagu ini lebih sebagai lagu cinta ketimbang lagu rohani.

Hallelujah biasa diucapkan di kalangan umat Nasrani yang berarti Puji Tuhan – Praise Yah sesuai dengan asal katanya bahasa Ibrani - hallelu dan Yah (dari YHWH). Hallelujah mempunyai makna yang sama dengan bahasa Arab Alhamdulillah – segala puji bagi Allah …All praise is due to Allah (Wikipedia).

Inilah lirik Hallelujah selengkapnya :

I've heard there was a secret chord
That David played and it pleased the Lord
But you don't really care for music, do you?
It goes like this: the fourth, the fifth
The minor fall, the major lift
The baffled king composing Hallelujah

Hallelujah, Hallelujah
Hallelujah, Hallelujah

Your faith was strong but you needed proof
You saw her bathing on the roof
Her beauty and the moonlight overthrew you
She tied you to a kitchen chair
She broke your throne, she cut your hair
And from your lips she drew the Hallelujah

Hallelujah, Hallelujah
Hallelujah, Hallelujah

Maybe I've been here before
I know this room, I've walked this floor
I used to live alone before I knew you
I've seen your flag on the marble arch
Love is not a victory march
It's a cold and it's a broken Hallelujah

Hallelujah, Hallelujah
Hallelujah, Hallelujah

There was a time you let me know
What's real and going on below
But now you never show it to me, do you?
And remember when I moved in you
The holy dark was moving too
And every breath we drew was Hallelujah

Hallelujah, Hallelujah
Hallelujah, Hallelujah

Maybe there's a god above
And all I ever learned from love
Was how to shoot at someone who outdrew you
It's not a cry you can hear at night
It's not somebody who's seen the light
It's a cold and it's a broken Hallelujah

Hallelujah, Hallelujah
Hallelujah, Hallelujah
Istilah Hallelujah dalam lagu ini untuk menyatakan bahwa rasa dan hubungan cinta antara laki dan perempuan merupakan suatu anugrah Tuhan yang indah dan agung,  namun kalau rasa dan relasi cinta itu tidak dipelihara bisa berubah menjadi suatu yang menyakitkan yang pada akhirnya bisa berkembang menghancurkan hidup manusia … cinta bukan parade kemenangan …cinta yang dikhianati bisa berubah  menjadi hubungan yang dingin …penuh kebencian …it’s a broken hallelujah.
Love is not a victory march
It's a cold and it's a broken Hallelujah
Ada ayat dalam Injil yang biasa dikutip dalam undangan pernikahan umat Nasrani yang intinya menyatakan …apa yang sudah dipersatukan oleh Tuhan hendaknya tidak dipisahkan oleh manusia.  Ikatan cinta antara laki dan perempuan adalah ikatan suci yang diikrarkan di depan altar dipimpin oleh pendeta atau pastor sebagai wakil Tuhan.  Pernikahan adalah relasi yang dijalin atas nama Tuhan dan untuk keagungan Tuhan. Ini berarti pernikahan adalah ikatan yang harus dipelihara dan dipertahankan seumur hidup.  Pernikahan adalah suatu bentuk dari ungkapan Hallelujah …demi nama Tuhan.
Namun untuk mempertahankan ikatan suci pernikahan adalah perjuangan yang tidak mudah bagi manusia…terlebih di jaman sekarang ini. Berapa banyak dari laki dan perempuan yang telah terikat tali pernikahan yang mampu mempertahankan keutuhan cintanya, Tidak pernah dipikirannya terlintas sedikit pun bayangan orang lain di tengah ikatan cintanya. Setia sepenuhnya…tidak pernah ada ketertarikan sedikitpun pada siapa pun selain istri atau suaminya.
Your faith was strong but you needed proof
You saw her bathing on the roof
Her beauty and the moonlight overthrew you
She tied you to a kitchen chair
She broke your throne, she cut your hair
And from your lips she drew the Hallelujah
Salah satu bait lirik lagu Hallelujah di atas menyatakan seseorang bisa saja mengaku mempunyai iman yang kuat , tapi itu perlu diuji …perlu dibuktikan.  Daud atau David saja kalah dalam memerangi nafsunya. Raja Daud terjebak dalam perzinahan karena tergoda Betseba istri prajuritnya Uria saat dia melalui balkon istananya melihat perempuan itu mandi. Kecantikan dan kemolekan tubuh Betseba membuat Daud melupakan imannya. Lupa akan Tuhannya…it’s a broken hallelujah.  Demikian pula Samson akhirnya dikalahkan musuhnya setelah rahasia kekuatannya yang terletak pada rambutnya yang tidak boleh dipotong itu diketahui musuh melalui kekasihnya Delilah.  Ternyata kekuatan dan kekuasaan laki-laki terkadang dengan mudah  takhluk  oleh  daya tarik  wanita, persis seperti bunyi lirik lagu Sabda Alamnya Ismail Marzuki .... namun adakala pria tak berdaya tekuk lutut di sudut kerling wanita.  
Memang benar  pernyataan bahwa perang terbesar itu adalah perang manusia menaklukkan hawa nafsunya.
Karena itu , menurut saya, laki-laki yang hebat adalah laki-laki yang bisa memegang janjinya  mempertahankan komitmennya untuk setia pada istrinya yang juga setia. Lebih hebat lagi kalau laki-laki itu adalah laki-laki yang berkuasa seperti Raja Daud. Berkuasa tanpa tergoda tahta, cinta dan wanita. Kalau laki-laki bisa menakhlukkan perang melawan nafsunya sendiri, saya kira dia akan bisa menghadapi peperangan melawan apa pun, termasuk melawan godaan kekuasaan terhebat di Indonesia…perang melawan korupsi.
Gambar : David and Bathseba - Wolfgang Krodel (www.lessing.photo.com)



 Untuk lirik lagu versi lengkapnya bisa dengarkan video INI

Senin, 15 Agustus 2011

Fragile : Manusia dan Tindak Kekerasan

An eye for eye only ends up making the whole world blind.
~ Mohandas Gandhi

"Fragile" merupakan lagu yang dinyanyikan oleh musisi Inggris Sting pada tahun 1987. Lagu ini dipersembahkan bagi Ben Lindler seorang insinyur sipil Amerika yang dibunuh oleh Contras (kelompok penentang pemerintahan Sandinista) pada tahun 1987 ketika tengah bekerja di proyek hidrolik di Nicaragua. Lagu ini juga banyak diperdengarkan di beberapa iklan setelah terjadi peristiwa tragedi 11 September (Wikipedia).
                                                                                   
Inilah lirik selengkapnya :

If blood will flow
when flesh and steel are one
Drying in the color
of the evening sun
Tomorrow's rain
will wash the stains away
But something in our minds
will always stay

Perhaps this final act was meant
To clinch a lifetime's argument
That nothing comes from violence
and nothing ever could
For all those born beneath an angry star
Lest we forget how fragile we are

On and on the rain will fall
Like tears from a star
like tears from a star
On and on the rain will say
How fragile we are
How fragile we are

On and on the rain will fall
Like tears from a star
like tears from a star
On and on the rain will say
How fragile we are
How fragile we are

Lirik Fragile bicara tentang tindak kekerasan yang sudah menjadi bagian dari perjalanan sejarah manusia. Ancaman konflik dan kekerasan dari  dahulu, kemarin, hingga  kini dan sampai kapan pun akan selalu menghantui hidup manusia.   Peristiwa demi peristiwa, waktu demi waktu yang datang silih berganti mungkin akan membuat orang melupakan suatu  tindakan kekerasan, namun ada luka trauma batin di ingatan manusia , terlebih para korban, yang tidak akan bisa terhapus oleh waktu dan akan menjadi bagian sejarah kelam dalam kehidupan seseorang.
If blood will flow
when flesh and steel are one
Drying in the color
of the evening sun
Tomorrow's rain
will wash the stains away
But something in our minds
will always stay
Hidup itu begitu berharga, sayangnya orang kadang baru menyadarinya saat terjadi tindak kekerasan yang merenggut nyawa manusia. Sungguh betapa rawan dan rapuhnya hidup seorang manusia. Begitu mudah dan murahnya nyawa seorang manusia…how fragile we are. Dan sejarah mencatat betapa naluri manusia untuk melakukan kekerasan bisa timbul setiap saat ada pemicunya. Bisa itu sentimen primordial berupa ikatan pada identitas ras, suku, agama, atau wilayah atau desakan ekonomi atau kebutuhan untuk survive atau bertahan hidup, bisa juga kepentingan politik atau perebutan kekuasaan. Dalam hal tindak kekerasan, nampaknya manusia tidak pernah mau belajar dari sejarah. Terbukti kekerasan  ,dengan dalih apa pun, tetap berulang-ulang terjadi - hingga saat ini.
Karena itu, lagu Fragile ini akan abadi dan relevan diperdengarkan untuk mengiringi renungan tentang berbagai tindak kekerasan, juga yang terjadi akhir-akhir ini di negara kita sendiri dan di berbagai belahan dunia lainnya :  Afganistan, Timur Tengah, Irak, Norwegia dan baru saja di London.  Suatu utopia kalau berharap kekerasan itu akan berakhir sampai disini dan tidak bakal terjadi di masa datang. Tapi sungguh saya berharap khayalan ini bisa benar-benar terwujud sebab …nothing comes from violenceand nothing ever could

Link : http://www.youtube.com/watch?v=EmDQFWNjHpA&feature=related

Gambar : cacpeaceday. wikispaces. com

Senin, 06 Juni 2011

Tentang Iman dan Harapan


“When You Believe”,  Masih Ada Harapan  untuk Indonesia

When You Believe” merupakan soundtrack film kartun “Prince of Egypt” yang menceritakan kisah Nabi Musa dalam memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan di tanah Mesir. Lagu ini dikarang oleh Stephen Schwartz pada tahun 1998 dan dipopulerkan oleh Mariah Carey dan Whitney Houston (Wikipedia).
Lirik lagu “When You Believe” merupakan kata-kata semangat bagi bangsa Israel pada saat mereka didera  penderitaan hidup akibat perbudakan. Di saat Bangsa Israel dilanda rasa putus asa dan tidak lagi percaya penyertaan Tuhan , lirik lagu ini mengingatkan untuk tetap percaya pada Tuhan , percaya pada mujizatNya.  Percayalah dan  biarkan  tanganNya bekerja.
There can be miracles
When you believe
Though hope is frail
It's hard to kill
Who knows what miracles
You can achieve
When you believe
Somehow you will
You will when you believe
Iman dan mujizat Tuhan adalah dua hal yang melekat satu sama lain. Mujizat adalah kejadian yang ajaib yang tidak dapat dipahami  akal manusia sehingga diyakini sebagai campur tangan  Tuhan . Mukjizat biasanya diyakini oleh orang yang mempunyai iman yang kuat akan Kuasa Tuhan.
Di jaman yang mengagungkan rasionalitas dan materialisme , sepertinya iman dan mujizat tidak lagi ada di ingatan manusia. Hidup manusia disibukkan dengan  pergulatan untuk menuju sukses yang ukurannya sangat duniawi : kaya, menduduki jabatan tinggi, dan  dihargai masyarakat.  Orang berpacu  untuk menuju ke puncak pencapaian hidup itu dengan segala daya dan upaya, bahkan bila perlu dengan cara yang bertentangan dengan nilai etika dan agama sekali pun. Akibatnya, manusia dan bangsa lupa hubungannya dengan Tuhan. Untuk mewujudkan ambisinya manusia tega merebut kesempatan dan hak hidup manusia lainnya. Homo homini lupus. Manusia saling memangsa sesamanya. Bangsa saling menindas dan menaklukkan bangsa yang lain demi keagungan bangsanya sendiri.
Ini nampaknya yang mungkin dirasakan bangsa Indonesia saat ini . Sesak hati melihat korupsi, kejahatan, ketidakjujuran, dan permainan politik yang tidak etis yang kasat mata dipertontonkan para pejabat Negara kepada rakyatnya. Rasanya sungguh miris  hidup di tengah  situasi semacam ini.  Dari waktu ke waktu,  dari jaman ke jaman , orde pemerintahan terus berganti-ganti sepertinya kita kok terjebak pada lubang yang sama, berputar-putar di tempat yang sama. Kita tidak menuju kemana-mana. Capai sekali rasanya. Akankah kita menuju tanah perjanjian itu ? Mampukah bangsa Indonesia mewujudkan cita-cita yang diimpikan oleh para pendiri bangsa ini ? Mengapa sekarang justru tidak ada lagi kebersamaan, kita sibuk memikirkan kepentingan diri, kelompok, dan golongan sendiri. Kita saling bersaing, bermusuhan, curiga dan iri dengan keberhasilan sesama anak bangsa.

Mau menuju kemana Negara Indonesia? Masihkah bangsa ini mempunyai harapan? Haruskah kita putus asa didera berbagai macam persoalan carut marut kehidupan bangsa?
Mungkin saat ini kita tengah merasakah hal yang sama dirasakan oleh bangsa Israel di Tanah Mesir. Kita ingin keluar dari penderitaan dan ketertinggalan.  Tapi para pemimpin sibuk dengan nafsu dan ambisi meraih puncak kekuasaan. Kita seperti ditinggalkan. Apakah kita harus menunggu seorang Musa yang bisa memimpin bangsa ini keluar dari carut marut persoalan bangsa?. Apakah selamanya kita akan menunggu Satria Piningit atau messiah yang dijanjikan akan membawa ketentraman dan kemakmuran?  Apakah kita cukup puas dengan janji-janji dan segala mitos itu dan menunggu mukjijat Tuhan bekerja ?
Saya kira Tuhan bukan lah seorang tukang sulap. MukjijatNya bekerja dalam semangat dan kerja keras setiap anak bangsa yang berupaya melakukan perubahan sekecil apa pun. Kata bijak Bunda Teresa  menyatakan : “Jangan tunggu pimpinan, lakukan sendiri seorang demi seorang”. Kalau para pimpinan bangsa tidak lagi bisa diharapkan sebagai motor dan motivator pembangunan dan perubahan bangsa, apakah kita tetap terus menggantungkan nasib anak bangsa dan generasi mendatang pada pemimpin. Mukjijat Tuhan tidak akan berkarya saat kita duduk diam dan bermeditasi saja. Mukjijat itu akan menjadi nyata kalau tiap-tiap manusia melakukan tanggungjawab dan tugasnya sebaik-baiknya dan memberikan hal terbaik yang bisa dipersembahkan pada bangsa melalui apa yang bisa dia lakukan. Kalau tiap-tiap orang bekerja dan memberikan yang terbaik di bidangnya masing-masing, saya kira bangsa ini tidak harus menunggu Satria Piningit untuk bisa terlepas dari belenggu keterpurukan dan menuju zaman keemasan yang dijanjikan.
Yang kita butuhkan hanya percaya dan tetap  menjaga harapan. Jangan biarkan api pengharapan itu padam.  Hanya dengan bersama dan bersatu padu kita bisa mewujudkan impian.  Dan mukjijat itu pun nyatalah.
When you believe
Somehow you will
You will when you believe
Berikut lirik lagu “When You Believe” selengkapnya :
Many nights we pray
With no proof anyone could hear
And our hearts a hopeful song
We barely understood
Now we are not afraid
Although we know there's much to fear
We were moving mountains long
Before we know we could
There can be miracles
When you believe
Though hope is frail
It's hard to kill
Who knows what miracles
You can achieve
When you believe
Somehow you will
You will when you believe


In this time of fear
When prayer so often proves in vain
Hope seems like the summer birds
Too swiftly flown away
And now I am standing here
My heart's so full I can't explain
Seeking faith and speaking words
I never thought I'd say


There can be miracles
When you believe (When you believe)
Though hope is frail
It's hard to kill
Who knows what miracles
You can achieve (You can achieve)
When you believe
Somehow you will
You will when you believe


They don't always happen when you ask
And it's easy to give in to your fear
But when you're blinded by your pain
Can't see your way safe through the rain
Thought of a still resilient voice
Says love is very near


There can be miracles (miracles)
When you believe (When you believe)
Though hope is frail
It's hard to kill
Who knows what miracles
You can achieve (You can achieve)
When you believe
Somehow you will
You will when you believe
You will when you believe
You will when you believe
Just believe
You will when you believe

Dan ini duet Whitney Houston dan Mariah Carey

Rabu, 01 Juni 2011

Tentang Spiritualitas

AMMONIA AVENUE
-abstract-desktopnexus.com

Ammonia Avenue merupakan judul lagu dari band rock  Inggris The Alan Parsons Project yang dirilis pada tahun 1984.
Tentang makna lirik lagu ini ada yang menafsirkan lagu ini berkisah tentang konflik antara ilmu pengetahuan vs agama dalam kehidupan sehari-hari.  Jika ilmu pengetahuan mempertanyakan segala sesuatu dan berusaha mencari jawabnya dengan menggunakan rasio atau akal, agama atau iman sebaliknya  menerima tanpa mempertanyakan atau “taken for granted”. Menggunakan rasio atau akal untuk mempertanyakan kebenaran agama bisa dianggap suatu yang berbahaya atau “dosa”. 
Lirik lagu ini menurut saya menggambarkan pengembaraan orang untuk mengenal Penguasa Alam Raya yang disebut agama dengan berbagai sebutan : Allah, Yahweh, Tuhan, Sang Hyang Widi, dsb.
Ada orang yang berusaha menyelami keajaiban alam raya dan penciptaNya melalui jalan rasionalitas ilmu yang mengandalkan akal manusia. Ada yang berusaha menyelamiNya melalui teks-teks yang tertulis dalam kitab suci agama-agama. Jalan agama adalah kebenaran final , satu-satunya jalan menuju kepadaNya bagi tiap-tiap umat suatu agama. Tidak ada diskursus dan wacana jalan lain untuk menuju ke tempatNya. Sebaliknya, jalan ilmu pengetahuan adalah memecahkan misteri kebesaranNya dengan mengandalkan akal atau rasio. Lewat jalan ilmu , memang banyak misteri penciptaan dan alam raya yang telah berhasil disibakkan manusia. Kelemahannya, intelektual atau ilmuwan akan cenderung memandang tinggi rasionalitas dan menganggap jalan agama hanyalah dongeng atau mitos. Sehingga ilmuwan seringkali memandang rendah atau sinis dengan cara pandang agamawan, dan lagu ini menunjukkan kesalahan cara pandang kaum intelektual ini.
Berikut ini penafsiran bebas menurut versi saya tentang makna lirik di balik lagu “Amonia Avenue”:
Tanpa mengenal Tuhan manusia bagai orang yang tersesat  , berdiri dalam kegelapan , menunggu terbitnya cahya mentari.
Dan siapa kita ini – orang yang merasa intelektual dan rasional - sehingga merasa berhak menghakimi keyakinan orang yang khusuk di jalanNya.
Kita ini sama-sama mencari jalan menuju “Amonia Avenue”
Jika kita minta bukti dan kita menyangsikan jawabannya.
Kita akan menjadi semakin ragu.
Karena mata kita buta akan kebenaran dan tanda-tandaNya
Hanya orang yang bijaksana dan tercerahkan yang memahamiNya

Untuk apa kita berlelah-lelah mencariNya
Jika kita tidak mendengar iramaNya, tidak melihat kehadiranNya
Sungguh sia-sia orang yang senantiasa mencari dan mencariNya
Karena sesungguhnya Dia tidak lah jauh
Dia hadir dan keagunganNya tergambar dalam diri manusia dan segala ciptaanNya.  
Inilah lirik lengkap lagu “Amonia Avenue”
Is there no sign of light as we stand in the darkness?
Watching the sun arise
Is there no sign of life as we gaze at the waters?
Into the strangers eyes

And who are we to criticize or scorn the things that they do?
For we shall seek and we shall find Ammonia Avenue

If we call for the proof
 and we question the answers
Only the doubt will grow
Are we blind to the truth or a sign to believe in?
Only the wise will know

And word by word they handed down the light that shines today
And those who came at first to scoff, remained behind to pray
Yes those who came at first to scoff, remained behind to pray

When you can't hear the rhyme and you can't see the reason
Why should the hope remain?
For a man will be tired and his soul will grow weary
Living his life in vain

And who are we to justify the right in all we do?
Until we seek until we find Ammonia Avenue

Through all the doubt somehow they knew
And stone by stone they built it high
Until the sun broke through
A ray of hope, a shining light Ammonia Avenue

Coretanku di 1 Juni 2011